Jumat, 06 Juni 2014

Kunci Sukses Menjalankan Ibadah Ramadhan

Waktu berputar tak kenal henti. Mengantarkan manusia pada satu momen ke momen lain. Dari satu siklus ke siklus lain. Dari satu bulan ke bulan lain. Seperti detik ini, waktu kembali mengantarkan ummat islam ke gerbang Ramadhan. Bulan suci yang selalu memberikan nuansa religi yang menggetarkan.
Ketika nuansa Ramadhan sudah mulai terasa, sudah sewajarnya kita mulai mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Agar Ramdhan kali ini lebih baik dari Ramadhan sebelumnya. Baik dari segi kuantitas, maupun kualitas amal. Persiapan yang matang dan penuh kesungguhan adalah kunci sukses menjalankan ibadah Ramadhan.

Persiapan Ruhiyah (Rohani)

Daya gerak amal seseorang sebenarnya sangat begantung pada kekuatan ruhiyah-nya. Semakin kokoh dan mantaf ruhiyah seseorang maka semangat ibadanya semakin bagus dan stabil. Dan sebaliknya, semakin keropos ruhiyah seseorang maka semangat ibadahnya juga akan rapuh, tidak berdaya.
Jadi, apa yang harus dilakukan untuk mempersiapkan kondisi ruhiyah dalam menyambut puasa Ramadhan? Sejenak, mari melihat pada shiroh Nabawiyah (sejarah hidup Rasulullah Saw). Kita akan menemukan bahwa betapa bersemangatnya dan bersungguh-sungguhnya beliau dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan. Beliau, memperbanyak shaum sunnah di bulan Sya’ban. Dalam salah satu hadist dikatakan bahwa ibadah shoum sunnah Rasulullah sangat menonjol di bulan Sya’ban. Tidak hanya ibadah shaum yang harus kita tingkatkan, namun juga ibadah-ibadah lainnya. Seperti shalat lail, dzikir, tilawah dan lain sebagainya.
Persiapan ruhiyah yang mantaf akan menjadi sarana pembiasaan amal bagi kita. Sehingga kita merasa lebih terbiasa, ringan dan tidak mudah bosan menjalankan beragam amal ibadah di bulan Ramadhan nantinya.
Berikut adalah beberapa kunci untuk mendapatkan persiapan ruhiyah yang mantaf, yaitu:
  • Bersihkan hati dengan cara memperbanyak istighfar, mengikhlaskan semua kesalahan orang lain dan mengikis semua perasaan negatif yang muncul dalam diri.
  • Memperbanyak amal ibadah sunnah
  • Mengevaluasi amalan selama bulan Rajab dan sya’ban, serta membuat target-target amalan selama bulan Ramadhan.
  • Menguatkan niat untuk memaksimalkan Ramdhan tahun, dan rasakan seolah-olah Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir kita.


Persiapan Jasadiyah (Raga)

Bagaimana pun juga, amal ibadah selama Ramadhan menuntut kita agar memiliki kndisi fisik yang prima agar bisa melaksanakannya dengan maksimal. Contohnya saja, bagaimana mungkin kita bisa shaum dengan sempurna jika dalam kondisi sakit? Bagaimana mungkin kita bisa menjalankan rangkain ibadah sholat malam dengan sempurna, jika kondisi fisik kita lemah dan tidak fit?
Nah, ternyata kekuatan fisik/raga juga sangat penting bukan? Jadi, apa saja yang perlu kita lakukan untuk mempersiapkan kondisi fisik yang prima?
Beberapa tips berikut mungkin bisa dijadikan sebagai panduan:

  • Menjaga pola makan yang sehat.
  • Olahraga teratur
  • Membiasakan diri untuk tidur cepat dan bangun lebih shubuh.


Persiapan Fikriyah

Persiapan lain yang tak kalah pentingnya adalah persiapan fikriyah atau wawasan kita tentang ibadah Ramadhan. Karena bagaimana pun setiap amal ibadah yang dilakukan harus dengan ilmu yang benar. Demikian juga dengan ibadah Ramadhan.
Karena itu, memasuki bulan Ramadhan ini tidak ada salahnya kita kembali merefres pengetahuan kita tentang Ramadhan dan amal ibadah yang ada di dalamnya. Kembali membuka-buka buku atau bertanya langsung pada guru tentang fiqh puasa, zakat, sholat tarawih dan amal ibadah lainnya.
Menguasai ilmu adalah salah satu hal yang akan menyelamatkan kita dari kesia-siaan amal. Karena, amal yang dilakukan tanpa ilmu akan tertolak. Sebaliknya, ilmu tanpa amal adalah sebuah kesia-siaan.
Ruhiyah, jasadiyah dan fikriyah adalah tiga hal yang wajib kita persiapkan untuk dapat memasuki gerbang Ramadhan dengan langkah mantaf. Jika ketiga hal ini sudah dipersiapkan dengan matang, maka insya Allah Ramadhan kali ini akan menjadi Ramadhan yang lebih bermakna.
Sudah sejauh manakah persiapan Ramadhan kita hari ini?

Oleh : Neti Suriana

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template designed by Liza Burhan