Kamis, 12 Juni 2014

Ramadhan dan Bukti Cinta Allah - 2

Allah Sangat Mencintai Hamba-Nya

Jika dilanjutkan dengan membaca surat al-Baqarah ayat 185- 186, akan semakin jelas bahwa Allah sangat mencintai hamba-Nya. Karena di dalam ayat tersebut, Allah mewartakan dengan indah bahwa puasa adalah untuk kebaikan manusia. Apalagi, jika mau mencari dan menemukan apa saja kebaikan puasa yang akan didapat. Tak hanya itu, di dalam surat ‘cinta’ Allah tersebut juga dijelaskan, bahwa Allah memproklamirkan kecintaan-Nya kepada orang-orang yang beriman, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah [2]: 186)

Subhanallah, selain puasa menjadi jembatan untuk menyemai diri menjadi manusia bertakwa, Allah SWT. juga mendorong orang-orang yang beriman untuk bermunajat dan memohon kepada-Nya di saat sedang menjalankan puasa. Apa yang dimohonkan akan dipenuhi oleh Allah SWT. Jelas sekali, bahwa Ramadhan adalah salah satu bukti cinta Allah kepada orang yang beriman.

Lalu, apakah ada bukti cinta Allah yang lainnya untuk orang-orang yang menjalankan puasa di Ramadhan? Melalui lisan Rasulullah cukup banyak penjelasan ihwal bukti cinta Allah kepada hamba-Nya yang berpuasa di bulan Ramadhan. Hemat penulis, jika dikumpulkan ada lima bukti utama cinta Allah di bulan Ramadhan ini.

Pertama, Pintu surga dibuka. Surga yang di dalamnya terdapat beragam kenikmatan yang belum pernah dirasakan oleh manusia manapun di dunia, akan dibuka lebar-lebar. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah Saw., “Jika datang Ramadhan, pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup, setan-setan dibelenggu. Kemudian datang seorang penyeru dari sisi Allah SWT, ‘Wahai pencari kejahatan, berhentilah! Wahai pencari kebaikan, kemarilah!” (HR. Bukhari Muslim). Kedua, Pintu neraka ditutup. Neraka yang menjadi tempat seburuk-buruk tempat kembali, saat datang Ramadhan ditutup rapat-rapat. Cukup banyak firman Allah yang memaparkan tentang neraka yang sangat mengerikan dan menakutkan. Ketika Ramadhan hadir, seluruh pintu neraka ditutup. Rasulullah SAW. bersabda, “Apabila permulaan Ramadhan, maka diikat semua syaitan dan jin yang durhaka; ditutuplah pintu-pintu neraka, tidak satu pintupun dibuka; dibukalah pintu surga, tidak satu pintupun ditutup.

Ketiga, Setan dibelenggu. Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia, ketika Ramadhan mereka dibelenggu. Mereka tidak memiliki kekuatan untuk mengganggu manusia. Hanya tinggal nafsu yang mengganggu orang yang beriman dalam menjalankan puasa. Keempat, Amal ibadah diganjar dengan pahala yang berlipat-lipat. Maksudnya, ketika Ramadhan balasan amal ibadah yang dilakukan manusia diganjar oleh Allah berlipat-lipat. Salah satu hadis Rasulullah SAW. yang menyatakan, “Sekali bacaan tasbih di bulan Ramadhan lebih utama dari seribu kali tasbih di bulan-bulan lainnya.” (HR. Al-Tirmidzi). Kelima, Orang yang menjalankan puasa dengan sungguh-sungguh akan diampuni dosa-dosanya. Rasulullah SAW. bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan keikhlasan, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Bukhari Muslim)

Karena itu, manfaatkanlah momentum Ramadhan, jika benar-benar ingin menjadi kekasih Allah. Jalani ibadah puasa Ramadhan dengan penuh semangat dan keikhlasan. Sebab, puasa Ramadhan yang dilakukan akan menjadi pembuktian jika kita benar-benar mencintai Allah, seperti halnya Allah mencintai hamba-Nya.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template designed by Liza Burhan