Sabtu, 07 Juni 2014

Visualisasi Kepribadian Rasulullah Saw dalam Al Quran

Berbicara tentang idola terbaik, kita tidak akan pernah lepas dari pribadi Rasulullah Saw. Beliaulah suri tauladan terbaik, yang kemuliaannya diakui oleh mahluk langit dan bumi. Keteladanannya tidak hanya terbatas perannya sebagai da’I, akan tetapi rasulullah telah memberikan teladan dalam berbagai segi kehidupan. Muhammad Saw adalah sosok pembaharu ummat ini, yang mengajarkan kebaikan dan kebenaran pada ummatnya. Dalam Al quran bisa kita temui banyak ayat-ayat yang mengabarkan tentang keindahan kepribadian beliau. Akhlak beliau benar-benar terjaga, dan menjadi model akhlaqul karimah sepanjang masa. Berikut adalah beberapa gambaran atau visualisasi tentang kepribadian Muhammad Rasulullah Saw dalam Al quran:
  • Muhammad Saw adalah suri tauladan terbaik sepanjang masa.
    “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” (QS. Al-Ahzaab: 21). Sungguh pada diri Rasulullah Saw itu telah terkumpul sifat-sifat mulia yang wajib diteladani. Allah mengaruniakan semua potensi kebaikan itu pada Rasul-Nya. Memuliakannya dengan potensi-potensi kebaikan itu. Kemudian Allah juga yang menjaga beliau, sehingga tetap memiliki akhlak mulia. Dalam Al Quran surat ‘Abasa, digambarkan bagaimana Allah swt menjaga Rasulullah. Allah sendiri yang mengingatkan, ketika Rasulullah bermuka masam dan meninggalkan akhlak terpuji dalam perilakunya. “Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling. Karena seorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum). Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali ia ingin menyucikan dirinya (dari dosa). Atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya?” (QS. ‘Abasa: 1-4) Ayat ini menjadi jaminan bagi kita, bahwa Rasulullah saw benar-benar figur terbaik yang wajib kita ikuti dan teladani. Setiap gerak dan perilakunya adalah implementasi dari syariat Allah. Sebagaimana Aisya ra. Ketika ditanya tentang akhlak beliau menjawab bahwa akhlak Rasulullah saw adalah Al Quran. Artinya, Rasulullah adalah model muslim ideal yang diinginkan oleh syariat Allah dalam Al quran.
  • Seorang juru dakwah, dai yang mengajak ummatnya ke jalan yang lurus.
    “Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk ke jalan yang lurus.”(QS. Asy Syu’ara: 52) Kehadiran Rasulullah saw di bumi adalah untuk menyampaikan risalah islam yang mulia. Memberi petunjuk ke jalan yang lurus, yakni jalan yang diridhoi oleh Allah swt.
  • Kehadirannya menjadi rahmat bagi seluruh alam
    “Dan tiada kami mengutusmu, melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al Anbiyaa’: 1007). Rasulullah adalah rahmat bagi alam semesta. Kehadirannya menyelamatkan manusia dari alam jahiliyah, yang penuh dengan kebodohan dan kenista’an. Ilmu dan cahaya kebenaran yang dibawanya, telah mendidik manusia menjadi hamba Allah yang bertaqwa dan cinta pada kebaikan. Kebaikan yang disebarkan itulah yang kemudian membawa keberkahan dan rahmat bagi alam.
  • Muhammad Saw adalah manusia yang memiliki budi pekerti yang agung
    “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al Qalam: 4) Keagungan budi pekerti yang dimiliki oleh Rasulullah saw di tidak hanya diakui oleh kawan akan tetapi juga oleh lawan. Bahkan, kaum kafir Quraisy yang menjadi musuh beliau tidak sedikitpun menemui kesalahan pada diri Rasulullah saw. Namun, kesombongan dalam hatinya telah menghalangi mereka untuk menerima dakwah beliau.

Oleh: Neti Suriana

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template designed by Liza Burhan