Rabu, 15 Oktober 2014

Amalan yang Dianjurkan pada Bulan Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan dari bulan haram dalam islam. Pada bulan ini terdapat beberapa hari tasyrik dan hari-hari yang memiliki keutamaan besar. Amal-amal sholeh yang dilaksanakan di bulan ini sangat dicintai oleh Allah Swt. Banyak amal sholeh yang bisa kita laksanakan di bulan ini. Namun, amal sholeh yang secara khusus dianjurkan untuk dilaksanakan oleh setiap mukmin/mukminah di bulan ini adalah:

Puasa Sunnah

“…puasa hari arafah, saya berharap kepada Allah agar menjadikan puasa ini sebagai penebus (dosa, pen.) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya..” (HR. Ahmad dan Muslim).

Amalan pertama yang dianjurkan untuk dilaksanakan di bulan Dzulhijjah adalah puasa sunnah, yakni puasa Arafah. Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan ketika jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Arafah. Puasa ini disunnahkan bagi mereka yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji. Sedangkan bagi mereka yang sedang haji (wukuf di Arafah) dianjurkan untuk berbuka.

Memperbanyak Amal Shalih

“Tidak ada hari di mana suatu amal salih lebih dicintai Allah melebihi amal salih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah, pen.).” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad fi sabilillah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Termasuk lebih utama dibanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh, pen.).” (HR. Bukhari, Ahmad, dan At-Turmudzi).

Amal shalih di sini sifatnya sangat umum. Yaitu semua kebaikan yang memang diniatkan semata untuk mendapatkan ridho dari Allah swt semata. Seperti sedekah, tilawah Al quran, menuntut ilmu, berbagi ilmu, berwajah cerah, dan kebaikan-kebaikan lainnya.

Sholat Sunnah Iedul Adha

“Laksanakanlah salat untuk Rab-mu dan sembelihlah kurban.” (QS. Al-Kautsar: 2).

Ummat islam memiliki dua hari raya, yakni Iedul Fitri dan Iedul Adha. Iedul Adha dikenal juga dengan sebutan hari raya qurban. Karena pada hari tersebut, ummat islam diperintahkan untuk menyembelih hewan Qurban. Pada pagi hari raya, ummat islam diperintahkan untuk melantunkan takbir dan menunaikan sholat sunnah Iedul Adha secara berjamaah. Sebagaimana firman Allah dalam Al quran surat Al Kautsar di atas.

Menyembelih Hewan Qurban

“Siapa yang memiliki kelapangan namun dia tidak berkurban maka jangan mendekat ke masjid kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah. Dihasankan Al-Albani).

Iedul Adha disebut juga dengan hari raya qurban. Setelah sholat ied, selama hari tasyrik dianjurkan untuk menyembelih hewan qurban. Khususnya bagi mereka yang memiliki kelapangan rezeki. Saking utamanya ibadah qurban ini, sampai-sampai Rasulullah Saw dalam hadist di atas mengancam mereka yang enggan untuk berkurban agar tidak mendekati masjidnya kaum muslimin. Artinya, orang yang enggan melaksanakan ibadah qurban bukanlah bagian dari kaum muslimin.

Haji dan Umroh

….. Dan sempurnakan ibadah haji dan umroh karena Allah…..(QS al-Baqoroh 2:196)
…. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah yaitu bagi orang-  orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.
(QS al-Imran 3:97)

Iedul Adha disebut juga dengan hari raya haji. Karena hari tersebut merupakan puncak dari pelaksanaan prosesi ibadah haji di tanah suci. Bagi muslim yang sudah memiliki kemampuan, baik secara fisik maupun finansial diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Bulan Dzulhijjah menjadi momen tepat bagi ummat islam untuk melaksanakan haji dan umroh.

Demikianlah amalan utama di bulan Dzulhijjah yang perlu kita ketahui. Semoga kita senantiasa diberi hidayah dan kekuatan oleh Allah Swt untuk melaksanakan amal-amal shalih di bulan ini. Aamiin.

Oleh: Neti Suriana

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template designed by Liza Burhan