Rabu, 08 Oktober 2014

Cara Cerdas Lepas dari setiap Kesulitan menurut Islam - 2 (Habis)

Kehidupan di dunia selain menawarkan kebahagiaan, dia juga mampu memaksa kita untuk menelan pil pahit kehidupan. Setiap ujian yang Dia berikan harus kita sikapi dengan cerdas dengan menggunakan “tools” yang berguna di dalam membantu kita menemukan jalan keluar dari setiap problematika kehidupan ini. Alat-alat yang dimaksud adalah :

Doa

Dan Tuhanmu berfirman: " Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS Al Mukmin : 60)


Doa itu intinya ibadah, doa juga merupakan senjatanya kaum mukminin, oleh karena itu perbanyaklah berdoa kepada-Nya dalam setiap keadaan, terlebih lagi di kala kita sedang menghadapi banyak masalah. Sebab, kepada siapa lagi kita berharap dan menggantungkan diri kalau bukan kepada Allah SWT, Dzat Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu, Dialah Allahus shamad, Janganlah sekali-kali kita menggantungkan harapan kepada manusia, karena pasti akan berakhir dengan kekecewaan. Berdoalah di saat hujan rintik-rintik turun, atau berdoalah di antara adzan dan iqamah, atau di sepertiga malam terakhir, atau pada saat sujud di akhir shalat, atau di saat berbuka puasa, karena di saat-saat itulah merupakan saat yang mustajabah. Berdoalah dengan menyertakan hati yang tertuju kepada-Nya disertai ketundukan dan kepasrahan, jadikan diri kita selemah-lemahnya makhluk di hadapan Allah SWT.

Tawashul

Carilah jalan atau perantara yang dapat menyebabkan kita memperoleh keberkahan hidup, seperti dengan jalan sadaqah jariyah, tidak ada seorang pun ahli sadaqah mengalami kebangkrutan, melainkan dia akan memperoleh keberkahan dan bertambahnya harta. Sadaqah mampu memperpanjang umur dan juga mampu mencairkan hati yang keras dan gelap, dia juga mampu memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan dan juga mampu menolak bala atau keburukan, bagi para pelakunya, atas perkenan Allah SWT.

Tawashul juga bisa dilakukan dengan memohon doa kepada para alim ulama yang dekat kepada Allah, memohonlah agar kita didoakan menjadi hamba yang saleh dan dilepaskan dari setiap kesulitan oleh beliau (ulama). Insyaallah dengan wasilah doanya kita akan memperoleh keberkahan hidup.

Mereka berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)." Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Yusuf : 97-98)

(Rasulullah saw. meminta di doakan oleh sahabat Umar ra.)
Dari Umar bin Alkhaththab r.a., katanya: "Saya meminta izin kepada Nabi s.a.w.untuk menunaikan umrah, lalu beliau mengizinkan dan bersabda: "Jangan melupakan kami,wahai saudaraku, untuk mendoakan kami…" Hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Termidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.

Oleh : Ahmad Ginanto
31 Agustus 2014
Sumber Kutipan Hadist Anas ra. Hasan bin Ali Assqqaf, Mukjizat Surah-Surah Al Quran, hal : 45.
Sumber Kutipan Hadist Umar ra. Imam Nawawi, Riyyadus shalihin jilid 1, 44 : 204.

0 komentar :

Posting Komentar

 
Template designed by Liza Burhan